Lebel

Jumat, 18 Februari 2011

Tearati Putih

Akhir biduk kecilku berlabuh sudah
untuk sekian lama waktu berlalu,
bersama riak ombak mengalun
menuju satu titik harapan keutuhan
semilir rumpun dedauanan
di rumah kecil impian kita ,

mari kupeluk malaikat kecilku
kulepaskan kerinduan hati
mendengar celoteh riangmu
berebutan untuk bercerita
Basuh jiwaku yang dahaga,
Tiada puasnya kukecup pipi kecilmu

gemercik air mengalir di kolam
merekah sekuntum teratai putih
lama kupandang awan berarak
jernih hening kuucap sekata;

sungguhpun jiwa dapat terberai
lelah kita,merajut benang kasih,
menebas kering alang-alang dan serangga "
menabus benih di tanah garapan
Sekuntum teratai putih,
abadi dalam kidung doa doa menghantarmu
bening dalam tetes embun setiaku membasuh
cukuplah sebuah kecupan
tanpa kata kata
damainya kau basuh jiwaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar